Cipta Karya Kabupaten Bekasi Bangun Fasilitas Pengolahan Lindi Modern Berbahan FRP di Burangkeng
Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah membangun Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat cairan lindi.
Proyek yang dikerjakan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi itu kini telah mencapai progres lebih dari 70 persen.
Kepala DCKTR Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, mengatakan pembangunan memasuki tahap pemasangan tangki modular berbahan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) yang dinilai tahan korosi dan ramah lingkungan.
“Ini sebagai upaya meningkatkan pengelolaan lingkungan. Kami harapkan rampung Desember 2025,” kata Benny di Bekasi, Rabu (26/11/2025).
TPA Burangkeng selama ini menjadi lokasi pembuangan terbesar di Kabupaten Bekasi dan kerap menghadapi persoalan kelebihan kapasitas. Kondisi tersebut memicu potensi pencemaran air tanah akibat lindi yang tidak tertangani secara optimal.
Benny menyebut pembangunan IPL merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola sampah.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu menekan dampak lingkungan sekaligus menjawab keluhan warga sekitar yang menyoroti pencemaran air tanah.
“Progres sudah 70 persen lebih, dan target kami rampung akhir tahun 2025,” ujarnya.
Proyek IPL menjadi satu dari sejumlah upaya Pemkab Bekasi dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah, terutama di kawasan Burangkeng yang menampung sampah dari wilayah perkotaan serta kawasan industri.





