Bagi BCL, Kecantikan Bukan Sekadar Terlihat Lebih Muda

BCL saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. ((Kompas.com/Revi C Rantung )

Bunga Citra Lestari atau BCL memiliki pandangan tersendiri dalam merawat penampilan. Di tengah banyaknya pilihan prosedur estetika, penyanyi sekaligus aktris ini justru lebih tertarik pada perawatan yang menjaga kesehatan kulit tanpa mengubah ciri khas wajahnya.

Baginya, penampilan yang terawat tidak harus identik dengan wajah yang terlihat jauh lebih muda. Kulit yang sehat, segar, dan tetap terlihat alami menjadi hasil yang lebih diutamakan.

Pandangan tersebut menjadi bagian dari konsep ageless beauty yang belakangan banyak mendapat perhatian di industri kecantikan. Pendekatan ini menempatkan kesehatan dan kualitas kulit sebagai fokus perawatan, bukan semata-mata mengejar penampilan yang tampak lebih muda dari usia sebenarnya.

Ketertarikan BCL terhadap konsep tersebut turut ditandai dengan keterlibatannya sebagai Brand Ambassador Vitaran. Ia diperkenalkan dalam acara Vitaran Aesthetic Summit 3.0, yang sekaligus menjadi momentum pengenalan kampanye “Smart Choice of Pure PN & Less Pain”.

Dalam kampanye tersebut, Vitaran mengangkat perawatan berbasis polynucleotide (PN) yang berasal dari DNA salmon. Produk ini diperkenalkan dengan fokus pada kualitas kulit dan kenyamanan selama proses perawatan.

BCL mengaku tertarik karena pendekatan tersebut sejalan dengan hasil kecantikan yang selama ini ia sukai, yakni tampilan kulit sehat dengan kesan natural.

“Aku selalu suka hasil perawatan kulit yang sehat dan natural, seperti tampilan kulit ala Korea. Itu juga yang membuat aku tertarik dengan Vitaran, dengan kandungan PN (Polynucleotide) yang berasal dari Salmon DNA dan mendukung regenerasi kulit,” ujar BCL.

Ia juga menilai pemilihan prosedur kecantikan tidak seharusnya hanya mengikuti popularitas suatu tren. Setiap orang perlu memahami kondisi kulitnya terlebih dahulu agar perawatan yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

“Buat aku, penting untuk memilih treatment yang sesuai dengan kebutuhan kulit, dengan proses yang nyaman dan minim rasa sakit,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa tren perawatan estetika kini juga memberi perhatian pada hasil yang tidak berlebihan. Alih-alih melakukan perubahan besar pada wajah, sebagian orang mulai mempertimbangkan prosedur yang berorientasi pada pemeliharaan kualitas kulit.

Melalui pendekatan ageless beauty, perawatan kecantikan dapat dimaknai sebagai upaya menjaga kondisi kulit sesuai kebutuhan, bukan tuntutan untuk selalu terlihat muda. Bagi BCL, mempertahankan kesan alami menjadi salah satu bagian penting dari pilihan tersebut.

Tutup